Tingkatkan Kualitas Layanan Kesehatan Melalui Integrasi Inovasi Teknologi

Suasana webinar bertema “Bringing Innovation and Technology In Healthcare For Better Quality Of Life Of People Living With Chronic Illness”, Sabtu (22/10/2022).*

[Kanal Media Unpad] Program Studi Magister Keperawatan Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran  berkerja sama dengan Himpunan Perawat Medikal Bedal Indonesia (Hipmebi) Provinsi Jawa Barat menggelar Webinar bertema “Bringing Innovation and Technology In Healthcare For Better Quality Of Life Of People Living With Chronic Illness”, Sabtu (22/10/2022).

Dalam rilis yang diterima Kanal Media Unpad, webinar yang digelar dalam rangka proyek Mata Kuliah Inovasi Kesehatan dan Teknologi ini dihadiri 1.320 peserta dan menghadirkan empat narasumber.

Narasumber pertama, Dosen Universitas Kristen Maranatha Yunus Alaan Parlindungan, M.M., membahas mengenai tahapan perkembangan inovasi pada layanan kesehatan. Saat ini, tingginya permintaan masyarakat akan home care dalam pelayanan kesehatan membuat perkembangan home clinic di Indonesia menjadi meningkat.

“Tingginya permintaan masyarakat akan homecare dalam pelayanan kesehatan yang dirasa lebih efektif dan efisien. Selain itu juga pengaruh Pandemi Covid 19 yang berlangsung lama sehingga metode homecare  dirasa lebih aman dan mempunyai manfaat tersendiri,” ujarnya.

Mengikuti perkembangan gaya hidup masyarakat di tengah era digitalisasi 4.0, dibutuhkan pelayanan kesehatan yang berbasis teknologi dan aplikasi.

Yunus melanjutkan, pengembangan aplikasi home clinic sendiri memiliki tiga fase, yaitu: prototype, internal testing, dan production. Fase prototype merupakan suatu basis atau dasar dari pengembangan teknologi.

Fase internal testing merupakan fase pengujian dari prototipe yang telah dihasilkan dan dilakukan penyesuaian ide berdasarkan riset pasar, diskusi internal, dan perbaikan sistem. Sementara fase terakhir merupakan tahap aplikasi tersebut digunakan oleh para tenaga kesehatan ataupun pasien.

Narasumber kedua mahasiswa Magister Keperawatan Unpad Toni Rahmat Jaelani membahas mengenai aplikasi berbasis self –management pada intervensi pendukung untuk pasien yang menggunakan Continous Ambulatory Peritoneal Dialysis (CAPD).

Toni juga menjelaskan mengenai perkembangan, tantangan, dan masalah CAPD di Indonesia maupun global. Menurutnya, perlu ada pengembangan prototipe telemedicine atau telenursing dalam pertoneal dialisis yang diharapkan dapat menekan komplikasi pada pasien dengan CAPD.

Narasumber ketiga merupakan Profesor University of Tokyo Prof. Gojiro Nakagami. Prof. Nakagami membahas mengenai “Bioengineering Nursing and Data Science for Next-generation Hard to Heal Wound Care”.

Melalui tema tersebut, Prof. Nakagami memaparkan hasil terkini dalam upaya peningkatan penyembuhan luka kronis dengan fotogrametri dan pemindaian laser untuk menilai kedalaman dan ukuran luka, grading luka, serta memprediksi kesembuhan luka kronis.

Narasumber terakhir merupakan anggota Konsil Keperawatan Dr. Untung Sujianto, S.Kp., M.Kes. Mengangkat judul “Nursing Innovation & Technology: the Need, Challenge and Ethical”, Untung membahas mengenai digitalisasi pelayanan kesehatan sehingga dapat memberikan pelayanan kesehatan yang efisien dan efektif.

Dalam pengembangan teknologi pelayanan kesehatan, terdapat beberapa contoh, misalnya penggunaan kecerdasan buatan (AI) robotik, e-laboratorium, e-radiology, dan e-patology.

Webinar ini dihadiri Hadir dalam acara ini Wakil Dekan Bidang Akademik Fkep Unpad Windy Rakhmawati, S.Kp., M.Kep., Ph.D., Ketua Prodi Magister Fkep Unpad Cecep Eli Kosasih, S.Kp.,MNS.,PhD., Ketua Hipmebi Jabar Urip Rahayu, S.Kp. M.Kep., dan Koordinator mata kuliah Titis Kurniawan, S.Kep.,Ners.,MNS.,PhD (c) Koordinator Mata Kuliah. Acara dibuka Perwakilan Ketua PPNI DPW Jawa Barat Prof. DR. Hotma Rumahhorbo, S.Kp.,M.Epid. (rilis)*

Share this: