Mahasiswa KKNM Unpad Gali Kondisi Kelembagaan Kelompok Tani di Ciparay

Tim KKNM Universitas Padjadjaran di Desa Sumbersari, Ciparay, Kabupaten Bandung.*

[Kanal Media Unpad] Tim mahasiswa KKNM Universitas Padjadjaran dengan Dosen Pembimbing Lapangan Dr. Mas Halimah, M.Si., di Desa Sumbersari, Ciparay, Kabupaten Bandung, melakukan kontribusi untuk menguatkan kelembagaan kelompok tani di desa tersebut.

Dimulai sejak 11 Juli 2023 lalu, di pekan-pekan pertama KKNM, tim mencoba mencari data yang diperlukan melalui identifikasi terhadap kelompok tani di Desa Sumbersari. Data-data tersebut kemudian dikumpulkan dan diolah mahasiswa sebagai bahan penyelenggaraan penyuluhan.

Dari 17 kelompok tani di Desa Sumbersari, mayoritas dari para petani tersebut merupakan penggarap lahan pertanian, sedangkan pemilik lahannya mayoritas merupakan masyarakat yang tinggal di perkotaan. Model pembinaan yang dilakukan kepada para petani biasanya berupa penyuluhan pada tiap-tiap kelompok tani oleh penyuluh dari BPP Kecamatan Ciparay.

Untuk itu, tim kemudian melakukan penyuluhan yang diikuti sejumlah tokoh masyarakat di Desa Sumbersari dan BPP Kecamatan Ciparay. Acara penyuluhan digelar di GOR Desa Sumbersari, Jumat (4/8/2023) lalu.

Dalam rilis yang diterima Kanal Media Unpad disebutkan, pada penyuluhan tersebut, tim mengidentifikasi SWOT kelompok tani di Desa Sumbersari melalui pretest dan post test

Dari hasil pretest, diketahui bahwa kelompok tani di Desa Sumbersari memiliki Strengths (kekuatan) dalam ketersediaan lahan yang memadai dan adanya para pelaku usaha tani. Adapun Weaknesses (kelemahan) kelompok tani di Desa Sumbersari, yaitu kurangnya kemampuan untuk dapat mengikuti perkembangan zaman, pengelolaan administrasi, dan kekompakan kelompok tani. 

Selain itu, Opportunities (peluang) yang dapat dijadikan batu loncatan bagi kelompok tani, seperti dukungan dari pemerintah pusat dan daerah dan kemampuan dalam menambah hasil pertanian. 

Aadapun Threats (tantangan) yang dapat menghambat kinerja kelompok tani, di antaranya kurangnya biaya produksi, terjadinya pengurangan subsidi pupuk dari pemerintah, dan terjadinya peningkatan biaya sarana produksi yang tidak diimbangi dengan peningkatan biaya produksi.

Hasil dari kegiatan KKN ini berupa laporan kegiatan penyuluhan dan data-data kondisi dan situasi kelompok tani di Desa Sumbersari, Kecamatan Ciparay. Perlu adanya pengembangan yang berfokus pada administrasi kelompok tani agar segala urusan pertanian dapat dilakukan secara terstruktur dan terorganisir. 

Selain itu, perlu adanya peningkatan semangat atau motivasi yang kuat dari para petani untuk mengikuti berbagai penyuluhan yang dilaksanakan. Hasil kegiatan KKN ini diharapkan dapat menjadi sebuah topik bagi KKN selanjutnya untuk mengembangkan kelompok tani di Desa Sumbersari. (rilis)*

Share this: