Laporan oleh Anggi Kusuma Putri
[Kanal Media Unpad] Tim mahasiswa KKN Universitas Padjadjaran melaksanakan berbagai program inovatif guna meningkatkan daya masyarakat dalam upaya mendorong kemajuan Desa Lebaksiuh, Kecamatan Jatigede, Kabupaten Sumedang. Kegiatan tersebut dilaksanakan selama program KKN periode Januari-Februari 2024.
Salah satu program yang dilakukan adalah peningkatan kompetensi masyarakat dalam menghasilkan produk olahan hasil pertanian dengan menggelar seminar strategi pemasaran produk olahan mangga gedong gincu yang merupakan hasil pertanian utama dari Desa Lebaksiuh.
Seminar bertema “Sukses dari Kebun ke Pasar: Eksplorasi Pendekatan Pemasaran Inovatif untuk Mangga Gedong Gincu dan Produk Olahan di Lebaksiuh” dengan Dr. Ir. Hj. Tuti Karyani, MSP., sebagai pembicara ini memberikan wawasan dan keterampilan baru kepada para petani dalam memasarkan produk mereka secara kompleks. Para petani juga didorong untuk bisa membuat produk olahan hasil pertanian yang berkualitas.
Program pengembangan produktivitas dan kesejahteraan peternak juga menjadi fokus dari tim KKN di Desa Lebaksiuh. Para peternak setempat dibantu untuk meningkatkan efisiensi dan kesejahteraan melalui berbagai pelatihan dan pendampingan, seperti sosialisasi pengolahan kotoran hewan, peningkatan kualitas fisik kandang, serta pemastian kualitas hewan ternak dengan cara pembersihan dan pemberian pangan yang baik.
Selain itu, tim KKN Desa Lebaksiuh juga berperan aktif dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan pendidikan. Pelaksanaan kegiatan sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), pengecekan BMI anak, serta sosialisasi anti-bullying di SDN Lebaksiuh dilakukan sebagai upaya untuk menciptakan lingkungan anak yang sehat dan aman.
Upaya pemeliharaan lingkungan melalui program pembersihan sungai dan pembentukan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) terpusat juga dilaksanakan. Langkah tersebut bertujuan untuk memelihara kualitas air sungai dari sampah yang kerap mencemari sumber air bersih di Desa Lebaksiuh.
Sebagai langkah preventif, mahasiswa juga aktif dalam mendorong pembentukan regulasi desa yang mengatur tentang larangan membuang sampah ke area sungai serta memberikan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Mahasiswa juga aktif dalam mendukung petani untuk melakukan pemasangan atraktan yang berfungsi untuk mengurangi risiko hama. Diharapkan hasil panen utama dari Desa Lebaksiuh, yaitu mangga gedong gincu, bisa meningkat baik secara kualitas maupun kuantitas. Mahasiswa juga mendorong aktivasi kembali organisasi Karang Taruna sebagai modal bagi transformasi Desa Lebaksiuh menjadi desa yang mandiri dan sejahtera.
“Kami bersyukur dengan kehadiran adik-adik KKN dari Unpad. Kami mengucapkan terima kasih karena desa kami jadi banyak perubahan yang baik semenjak ada adik-adik di sini. Harapannya, apa yang sudah dibuat dapat terus berlanjut di desa ini sampai ke depannya,” ujar Raswan sebagai Kepala Dusun Lebaksiuh 1. (rilis)*
