[Kanal Media Unpad] Para dekan dan wakil dekan fakultas di lingkungan Universitas Padjadjaran menandatangani kontrak kinerja fakultas di hadapan Rektor Unpad Prof. Rina Indiastuti dan sejumlah wakil rektor. Penandatanganan kontrak kinerja dilakukan dalam rapat koordinasi yang digelar di Ruang Serbaguna kampus Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Jatinangor, Jumat (2/2/2024).
Dalam rapat koordinasi itu, penandatanaganan kontrak kinerja secara simbolis dilakukan Dekan FEB Prof. Dr. Nunuy Nur Afiah serta Wakil Dekan Bidang Sumber Daya dan Organisasi FEB Dr. Kurniawan Saefullah. Penandatanganan juga disaksikan para direktur, dekan, dan wakil dekan fakultas dan sekolah pascasarjana di lingkungan Unpad.
Rektor mengatakan, kontrak kinerja ini merupakan salah satu upaya dalam mencapai visi misi Unpad masuk 500 besar perguruan tinggi terbaik dunia. Untuk itu, Rektor, pimpinan universitas, dan pimpinan fakultas dituntut menyusun indikator kinerja kunci (IKK) atau key performance index (KPI).

“Tiap tahun KPI ini dievaluasi, capaiannya diumumkan dan menjadi basis untuk menyusun target di tahun depan,” kata Rektor.
Jika pimpinan fakultas dapat mencapai target IKK yang ditetapkan, maka Rektor optimistis visi misi Unpad, termasuk Rencana Strategis 2020-2024, dan delapan target IKU perguruan tinggi yang ditetapkan pemerintah dapat tercapai.
Dari hasil evaluasi yang dilakukan, Rektor mengapresiasi bahwa capaian kinerja para dekan dan wakil dekan di lingkungan Unpad memiliki realisasi hasil yang baik pada 2023. “(Capaiannya) Bagus, makanya Insyaallah visi misi tercapai,” ujarnya.
Dalam rapat koordinasi tersebut, Rektor juga meminta para dekan dan wakil dekan untuk melihat dan menyetujui realisasi capaian pada 2023. Realisasi ini akan menjadi basis dari laporan realisasi target kinerja pengelola Unpad kepada Majelis Wali Amanat.
Rektor pun mendorong para pimpinan untuk dapat merealisasikan kembali target yang telah ditetapkan di 2024. Tahun 2024, ujarnya, merupakan momentum penting karena merupakan tahun terakhir dari Renstra Unpad 2020-2024.
“Ini adalah tahun terakhir dari Renstra 2020-2024, jadi harus all out,” kata Rektor.*
