[Kanal Media Unpad] Integritas akademik dalam publikasi ilmiah adalah fondasi utama yang harus dijaga oleh setiap peneliti untuk memastikan keberlanjutan dan kontribusi terhadap ilmu pengetahuan. Etika dan integritas dalam penelitian merupakan bagian tak terpisahkan dari proses penelitian serta publikasi ilmiah yang panjang dan berjenjang.
“Menulis di jurnal pada dasarnya adalah upaya melaporkan secara jujur hasil dari penelitian yang telah dilakukan. Dengan demikian, integritas akademik mencakup komitmen terhadap prinsip-prinsip dan nilai-nilai standar yang disepakati oleh komunitas akademik,” ujar Prof. Arief Anshory Yusuf, S.E., M.Sc., Ph.D. selaku pembicara dengan topik “Etika dalam Publikasi” dalam lokakarya “Menulis Untuk Dunia: Teknik Publikasi di Jurnal Bereputasi Internasional” yang diselenggarakan oleh Universitas Padjadjaran dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Bale Sawala, Gedung Rektorat Unpad Jatinangor, pada Senin, 9 Desember 2024.
Lokakarya ini diselenggarakan untuk meningkatkan keterampilan menulis ilmiah bagi akademisi dan peneliti berstandar internasional dengan integritas akademik. Integritas akademik melibatkan prinsip-prinsip kejujuran, keadilan, objektivitas, keterbukaan, kepercayaan, dan rasa hormat terhadap sesama akademisi. Nilai-nilai ini menjadi pedoman utama bagi para peneliti dalam melaporkan temuan penelitian secara jujur dan bertanggung jawab.
“Integritas yang diterapkan dalam penelitian juga berlaku dalam penulisan ilmiah. Integritas akademik adalah komitmen untuk menjunjung tinggi prinsip-prinsip dan nilai-nilai standar yang disepakati oleh komunitas akademik,” papar Prof. Arief yang juga merupakan Ketua Dewan Profesor Unpad.
Selain itu, Prof. Nur Atik, dr., M.Kes., Ph.D., turut menjadi pembicara dalam lokakarya ini dengan topik “Teknik Penulisan Review Artikel dan Original Artikel”. Prof. Nur Atik menjelaskan bahwa publikasi hasil penelitian merupakan bagian dari tanggung jawab akademik, maka dari itu publikasi yang dilakukan bukan hanya untuk memenuhi kewajiban akademik, tetapi juga untuk memberikan dampak sosial, sesuai dengan prinsip etika penelitian.
“Menulis artikel ilmiah tidak bisa dilakukan begitu saja. Sangkah dalam penulisan artikel ilmiah harus menghindari kesalahan umum dalam proses penulisan,” papar Prof. Nur Atik.
Dalam dunia akademik, menulis artikel ilmiah merupakan langkah penting untuk menyebarkan hasil penelitian. Sebagian besar artikel ilmiah mengikuti struktur umum yang terdiri dari judul, abstrak, dan kata kunci. Selain itu, juga mengikuti format IMRaD (Introduction, Methods, Results, and Discussion), meskipun ada beberapa jurnal yang mungkin memiliki variasi dalam gaya penulisan dan struktur.
“Struktur harus logis dan memudahkan pembaca memahami isi artikel tersebut. Pastikan pembaca tidak kebingungan ketika membaca artikel,” ujar Prof. Nur Atik.
Dalam sambutannya, Direktur Akademik Unpad, Prof. Dr. Aliya Nur Hasanah, S.Si., Apt., M.Si. menekankan pentingnya publikasi ilmiah di jurnal internasional sebagai kontribusi akademik yang dapat mengangkat citra lembaga pendidikan dan negara Indonesia di mata dunia.
“Publikasi ilmiah di jurnal internasional bereputasi bukan hanya sekadar persyaratan akademik, tetapi juga merupakan salah satu wujud kontribusi kita sebagai akademisi dalam menyumbangkan ilmu pengetahuan kepada dunia,” papar Prof. Aliya.
Dengan terus mengedepankan etika dan prinsip kejujuran, para peneliti Indonesia diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan bagi perkembangan ilmu pengetahuan global. Selain itu, juga umemperkuat posisi Indonesia dalam dunia riset global, dengan mendorong para peneliti menghasilkan publikasi berkualitas yang dapat bersaing di tingkat internasional.*






