Melalui Parlemen Kampus 2025, DPR RI Ajak Generasi Muda Aktif Berdemokrasi

Kegiatan Parlemen Kampus 2025 yang diselenggarakan DPR RI di Garha Sanusi Hardjadinata, Jalan Dipati Ukur No. 35, Bandung, Rabu 16 April 2025. (Foto oleh: Jalasenastri Saprala)*

[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran melalui Prodi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran mempertegas perannya dalam penguatan literasi politik mahasiswa dengan menjadi tuan rumah Parlemen Kampus 2025, sebuah kegiatan tahunan DPR RI yang digelar pada 16-17 April 2025 di Graha Sanusi Hardjadinata, Jalan Dipati Ukur No. 35, Bandung.

Mengusung tema “Kebijakan Pendidikan: Menyusun RUU Sistem Pendidikan Nasional yang Inklusif”, acara ini melibatkan sekitar 100 mahasiswa dari berbagai kampus di Bandung Raya untuk untuk mendorong pemahaman dan partisipasi mahasiswa dalam isu pendidikan yang setara dan inklusif.

“Kami tidak hanya mengundang mahasiswa ke DPR RI, tetapi kami juga turun ke kampus-kampus untuk menyampaikan bagaimana sebenarnya proses perumusan program dan legislasi yang mengatur kehidupan berbangsa dan bernegara dimulai,” ujar Dr. H. Cucun Ahmad Syamsurijal, M.A.P. Wakil Ketua DPR RI Periode 2024-2029.

Melalui kegiatan Parlemen Kampus 2025, mahasiswa dapat merasakan langsung bagaimana proses pengambilan keputusan di DPR berlangsung. Mahasiswa akan memahami bahwa penyusunan regulasi melalui sejumlah proses yang melibatkan penyerapan aspirasi, diskusi dengan para ahli, serta kolaborasi dengan berbagai stakeholder. Pengalaman ini dapat membuka wawasan bahwa DPR tidak bekerja sendiri, melainkan merajut kebijakan secara komprehensif dan bertanggung jawab.

Hadir sebagai narasumber tema kebijakan pendidikan antara lain Dr. Hetifah Sjaifudian (Ketua Komisi X DPR RI), Prof. Susi Dwi Harijanti (Guru Besar Hukum Tata Negara Unpad), Dr. Dede Sri Kartini (Kaprodi Ilmu Pemerintahan FISIP Unpad), dan Prof. Cecep Darmawan (Guru Besar Ilmu Politik Universitas Pendidikan Indonesia).

“Program ini mendorong generasi muda untuk tidak hanya menjadi penonton demokrasi, tetapi menjadi bagian aktif dari proses sebuah demokrasi di Indonesia,” ujar Dr. Ir. Indra Iskandar, M.Si., M.I.Kom. Sekretaris Jenderal DPR RI

Indra menyampaikan bahwa mahasiswa memiliki peran strategis dalam membangun demokrasi melalui keterlibatan aktif dalam proses legislasi. Menurutnya, kritik dan saran dari mahasiswa terhadap rancangan undang-undang harus mampu dielaborasikan secara konstruktif agar dapat memberikan kontribusi nyata.

“Masa depan demokrasi Indonesia tidak bisa dibangun tanpa keterlibatan nyata kaum muda, khususnya mahasiswa sebagai penjaga moral, intelektual bangsa. Oleh karena itu, penting bagi mahasiswa untuk memahami bagaimana DPR bekerja dan memutuskan, serta bagaimana suara rakyat bisa tersalurkan secara efektif melalui jalur-jalur konstitusional,” jelas Indra.

Wakil Rektor Bidang Sumberdaya dan Tata Kelola, Prof. Dr. R. Widya Setiabudi Sumadinata, S.Si., S.IP., M.T., M.Si. (Han)., mengungkapkan apresiasinya kepada DPR RI yang sudah bersedia untuk berdialog dan berdiskusi bersama mahasiswa pada kegiatan Parlemen Kampus sebagai komitmen untuk meningkatkan pemahaman terkait demokrasi dan tata kelola pemerintahan.

“Parlemen Kampus bukan sekadar ajang untuk berdiskusi, tetapi juga menjadi wadah pembelajaran yang memperkuat wawasan kebangsaan, serta meningkatkan partisipasi aktif mahasiswa dalam kehidupan berdemokrasi,” ujar Prof. Widya dalam sambutannya.

Lebih lanjut, Prof. Widya mengatakan bahwa penting bagi mahasiswa untuk terlibat secara aktif dalam membangun generasi pemimpin masa depan yang cerdas dan berintegritas. Kegiatan ini diharapkan menjadi pemantik semangat mahasiswa dalam berkontribusi terhadap perkembangan demokrasi dan sistem pemerintahan di Indonesia.

Selain itu, diselenggarakan pula ruang dialog yang konstruktif antara badan legislatif dan mahasiswa. Dialog tersebut menjadi jembatan yang efektif untuk mempererat hubungan, sekaligus membuka kesempatan memahami proses legislasi. Kegiatan ini juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi dan pandangannya terhadap berbagai isu kebangsaan.

Kegiatan Parlemen Kampus 2025 di Unpad ini tidak hanya memperkuat literasi politik mahasiswa, tetapi juga memberikan kesempatan untuk terlibat secara langsung dalam proses demokrasi dan legislasi di Indonesia. Unpad, sebagai tuan rumah, terus berkomitmen untuk mendorong pengembangan pemikiran kritis dan memperkaya partisipasi mahasiswa dalam kehidupan demokrasi Indonesia. Turut hadir dalam kegiatan ini, Kepala Biro Protokol dan Hubungan Masyarakat Sekretariat Jenderal DPR RI M. Najib Ibrahim, S. Ag., M. H., serta jajaran DPR RI. (Reporter: Aziizah Ika Meichella H. P.)*

Share this: