[Kanal Media Unpad] Tiga mahasiswa Universitas Padjadjaran angkatan 2022, Sultan Alendra Dwi Prawira (Fakultas Ilmu Budaya), Salma Najwa Anjani (Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan), dan Devy Ayu Puspitasari (Fakultas Hukum), berhasil meraih Medali Emas Business Plan dan Juara 2 Essay pada ajang Cipta Nusantara Fest 2025 yang diselenggarakan di Universitas Riau, Pekanbaru, pada 26–27 April 2025.
Cipta Nusantara Fest 2025, merupakan kompetisi berskala nasional yang diselenggarakan oleh Eduhub Incubator. Mengusung tema “Innovate for Nusantara”, kompetisi ini menjadi ajang untuk mengasah kreativitas dan kemampuan analisis para mahasiswa, serta memberikan kesempatan bagi mereka untuk menunjukkan ide-ide inovatif di tingkat nasional. Ketiga mahasiswa Unpad ini mengambil subtema Pariwisata.
Bersaing dengan 163 esai dari tim mahasiswa seluruh Indonesia, Alendra, Salma, dan Devy berhasil meraih penghargaan berkat esai mereka yang berjudul “Optimalisasi Destinasi Wisata Berbasis Alam untuk Meningkatkan Kesadaran Pemerintahan Daerah dan Masyarakat Lokal di Desa Ciliang, Kecamatan Targi, Kabupaten Pangandaran.”
“Kami mengangkat suatu isu yang menjadi keresahan pada bidang pariwisata dan menurut kami bisa ditingkatkan kembali dengan adanya kesadaran mengenai peran pemerintah dan juga berkolaborasi dengan masyarakat lokal,” jelas Alendra, selaku ketua tim, ketika diwawancarai oleh Kanal Media Unpad.
Dengan menggunakan nama Dermochelys yang diambil dari nama latin penyu sebagai identitas tim, Alendra dan tim melakukan riset langsung di kawasan wisata Batu Hiu, Pangandaran, bekerja sama dengan Yayasan Raksa Bintana dalam isu konservasi biota dan ekosistem laut, khususnya pelestarian penyu. Sebagai bagian dari penguatan data dan aksi nyata, mereka menggelar berbagai kegiatan seperti coastal clean-up, pelepasan tukik, serta sosialisasi kepada masyarakat sekitar. Rangkaian kegiatan ini kemudian ditutup dengan sebuah festival yang menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), DPRD, hingga Bupati Pangandaran, untuk berdiskusi secara publik mengenai potensi pengembangan wisata berbasis konservasi di kawasan pesisir.
“Menurut saya, pengadaan festival ini yang paling berdampak, karena di akhir agenda kami menunjukkan kepada masyarakat bahwa wilayah Batu Hiu memiliki pemandangan yang bisa dinikmati dan cocok untuk dijadikan area wisata,” ungkap Alendra.
Pengalaman pribadi Alendra dan tim dalam mengikuti perlombaan Cipta Nusantara Fest 2025 menjadi bukti nyata bahwa keberanian untuk mengambil tantangan baru dapat membuka peluang besar. Melalui pencapaian luar ini, Alendra mengajak seluruh mahasiswa Unpad untuk berani keluar dari zona nyaman dan mencoba hal-hal baru. Alendra juga berharap agar dapat menginspirasi mahasiswa Unpad untuk terus berinovasi, berani menghadapi tantangan baru, dan melangkah maju dalam meraih impian mereka
“Semua hal bisa ditaklukkan jika kita percaya diri dan memberanikan diri, jadi jangan takut untuk mencoba dan menggapai apa yang kalian impikan,” pungkas Alendra. (Reporter: Aziizah Ika Meichella H. P.)*
