Peringati Dies Natalis ke-64, FIB Unpad Melaju Menuju Rekognisi Dunia

Dekan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran Prof. Aquarini Priyatna, PhD, menyampaikan pidato pada peringatan puncak Dies Natalis ke-64 Fakultas Ilmu Budaya Unpad yang diselenggarakan secara hybrid dari Aula PSBJ, kampus FIB Unpad, Jatinangor, Selasa (1/11/2022). (Foto: Juli Hantoro/Humas FIB)*

[Kanal Media Unpad] Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran terus bergerak maju dan berinovasi menyikapi perubahan zaman di usianya yang ke-64 tahun. FIB Unpad juga terus melaju meningkatkan rekognisi internasional.

“Hari ini 1 November 2022 Fakultas Ilmu Budaya berusia 64 tahun. FIB Unpad yang memfokuskan diri pada bahasa, sastra, dan budaya senantiasa berinovasi secara dinamis dalam menyikapi setiap perubahan zaman. Kami selalu bergerak. Ngindung ka waktu, mibapa ka zaman,” kata Dekan FIB Unpad Prof. Aquarini Priyatna, PhD dalam peringatan puncak Dies Natalis ke-64 FIB Unpad yang diselenggarakan secara hybrid dari Aula PSBJ, kampus FIB, Jatinangor, Selasa (1/11/2022).

Dikatakan Prof. Aquarini, dies natalis bukan hanya memberikan ruang untuk mengingat sejarah serta mengenang dan belajar dari para pendahulu, tetapi juga mengupayakan kemajuan yang merupakan hasil dari proses kerja keras, kolaborasi, dan keinginan untuk maju.

Tahun ini peringatan Dies Natalis FIB Unpad mengangkat tema “Harmoni dalam Keberagaman”. Prof. Aquarini mengatakan, keberagaman adalah aset FIB untuk menuju panggung dunia.

“Melalui tema tersebut diharapkan sivitas akademika FIB Unpad melaju menuju rekognisi dunia,” harap Prof. Aquarini.

Sebagai bagian dari program penguatan internasionalisasi, FIB Unpad telah aktif dalam berbagai kegiatan internasional. Di antaranya adalah menampilkan kesenian Sunda di acara “AIFIS-MSU International Conference on Indonesian Studies” Juni 2022 lalu. Pada acara tersebut juga sejumlah dosen FIB Unpad tampil sebagai penyaji.

Selain itu, saat ini, FIB Unpad juga terus memperkuat diri dengan upaya peraihan akreditasi internasional sejumlah program studi.

Terkait inovasi, tahun ini FIB Unpad telah membuat suatu garapan seni berupa Tari Ketuk Tilu Cikeruhan yang dapat ditarikan secara masal. Untuk pertama kalinya Tari Ketuk Tilu Cikeruhan versi FIB Unpad ditampilkan pada tanggal 27 Oktober 2022.

“Garapan Tari Ketuk Tilu Cikeruhan dimulai pada tahun 2019 melalui keguiatan revitalisasi tari cikeruhan yang bekerja sama dengan Pemerintah Kecamatan Jatinangor,” ungkap Prof. Aquarini.

Peringatan puncak Dies Natalis ke-64 FIB Unpad ini diisi Orasi Ilmiah dari Prof. Julian Millie dari Monash University, Australia berjudul “Narrative Paratheatre in Islamic West Java”. (arm)*

Share this: