[Kanal Media Unpad] Mahasiswa OKK kelompok 1 Sub Kelompok 2 PSDKU Universitas Padjadjaran di Pangandaran memberikan edukasi literasi digital kepada remaja melalui aksi sosial bertajuk “Gelombang Literasi di Tepian Pantai Pangandaran” di SMPN 2 Parigi, desa Cintaratu, pertengahan November 2023 lalu.
Dengan beranggotakan 12 mahasiswa, tim berupaya meningkatkan pemahaman literasi digital di kalangan remaja, khususnya di wilayah Cintaratu, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.
“Kami mengamati bahwa dominan remaja di SMPN 2 Parigi telah terjun ke dunia maya melalui ponsel pintar dan media sosial. Oleh karena itu, kami memandang penting untuk memberikan edukasi kepada mereka agar mampu bersosial media secara bijak,” kata Alifda Tisya Renanta selaku perwakilan tim dalam rilis yang diterima Kanal Media Unpad.
Kegiatan dibimbing dosen Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Unpad Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Aulia Andhikawati, S.Pi, M.Si.
Pada kegiatan tersebut, tim memberikan materi yang mencakup pengertian literasi digital secara umum, kepentingan internet di era sekarang, dampak positif hingga negatif dari penggunaan media sosial, dan pencegahan terhadap cyber crime.
“Dalam proses ini, kami tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga berusaha agar siswa-siswi SMPN 2 Parigi dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari mereka,” ujar Alifda.
Tim juga melakukan survei sebelum dan sesudah kegiatan untuk mengukur sejauh mana pemahaman peserta terkait literasi digital. Kegiatan ini pun mendapatkan respons positif dari pihak sekolah dan siswa.
Dikatakan Alifda, peserta terlihat antusias dan merasa senang karena ketika mendapatkan ilmu baru yang diharapkan dapat membawa manfaat untuk masa depan mereka.
Aksi sosial ini pun bukan sekadar memberikan informasi, tetapi lebih kepada memberikan inspirasi dan membimbing generasi muda untuk menggunakan teknologi secara bertanggung jawab.
“Kami berharap langkah kecil ini dapat menjadi cikal bakal kesadaran literasi digital yang lebih luas di kalangan remaja di SMPN 2 Parigi dan masyarakat Cintaratu secara umum,” harap Alifda. (rilis)*
