Mahasiswa peserta Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka dilepas secara resmi oleh Universitas Padjadjaran dalam acara pelepasan yang dilaksanakan di Bale Sawala Gedung Rektorat Unpad Jatinangor, Senin (15/1/2024). (Foto: Dadan Triawan)*

Laporan oleh Anggi Kusuma Putri

[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran mengirimkan 80 mahasiswa untuk mengikuti Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) 4 Outbound yang akan diselenggarakan selama satu semester. Berbeda dari tahun sebelumnya, pelaksanaan PMM Outbound tahun ini berlangsung di semester genap.

Jumlah peserta yang mengikuti Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka Outbound tahun ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan dari peserta gelombang sebelumnya yang berjumlah 49 mahasiswa.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unpad Prof. Arief S. Kartasasmita mengatakan bahwa peningkatan jumlah ini menunjukkan bahwa semakin banyak mahasiswa Unpad yang siap untuk mempelajari hal yang baru di luar kampus Unpad.

Menurutnya, keluar dari zona nyaman untuk mencoba hal baru dan berani menempuh risiko merupakan hal yang baik untuk mahasiswa. Hal ini merupakan pembelajaran yang sangat penting untuk menghadapi kehidupan di masa yang akan datang.

“Harapan saya sebetulnya mahasiswa Unpad ini berani mencoba hal yang luar biasa, dari segi positif tentu saja, sehingga nanti kalau kita menjalankan sesuatu yang tidak biasa maka harapannnya hasilnya pun tidak akan biasa-biasa saja,” ujar Prof. Arief pada acara Pelepasan Program PMM 4 Outbound yang dilaksanakan di Bale Sawala Gedung Rektorat Unpad Jatinangor, Senin (15/1/2024).

Selanjutnya Prof. Arief juga mengimbau kepada para peserta Program PMM 4 Outbound untuk memanfaakan kegiatan ini dengan baik. Tidak hanya untuk hal-hal akademik, tetapi juga untuk hal yang bersifat non-akademik.

Sementara Koordinator Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka Outbound Unpad drg. Erli Sarilita, M. Sc., Ph.D., menyampaikan bahwa peserta PMM dari Unpad akan belajar di perguruan tinggi lain di luar Pulau Jawa. Dalam kegiatan ini peserta juga akan belajar mengenai kebhinnekaan dan toleransi.

Lebih lanjut Erli juga menjelaskan bahwa mahasiswa akan berangkat ke sejumlah universitas yang berada di 4 Provinsi, yaitu Sumatera (44 orang), Sulawesi (19 orang), Bali (16 orang), dan Maluku (1 orang).

Para mahasiswa tersebut terpilih mengikuti PMM setelah melalui serangkaian seleksi. Dari 120 pendaftar dari Unpad, terpilih 80 mahasiswa.

“Dari 80 mahasiswa ini, 9 mahasiswa dari prodi vokasi dan 71 mahasiswa dari prodi S-1. Ini semuanya dikirimkan dari 10 fakultas di Universitas Padjadjaran, 34 di antaranya dikirim oleh prodi PSDKU dan 46 lainnya dari 18 prodi di kampus utama Jatinangor,” jelas Erli. (art)*

Share this: