Angkat Tema ESG, FEB Unpad Summer Program 2024 Diikuti 57 Mahasiswa Internasional

Foto bersama peserta FEB Unpad Summer Program 2024 saat mengikuti kegiatan di alam terbuka *

[Kanal Media Unpad] Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Padjadjaran telah sukses menyelenggarakan FEB Unpad Summer Program ke-8 bertema “ESG Challenges: The Role of AI and Reporting Practices” pada tanggal 1-5 Agustus 2024 lalu. Kegiatan internasional tahunan yang di dilaksanakan di kampus Dipati Ukur dan Jatinangor ini diikuti oleh 57 mahasiswa internasional dengan 11 kewarganegaraan dari 8 universitas.

“FEB Unpad bangga kembali menjadi tuan rumah Summer Program pada tahun ini. Program ini penting untuk mempererat hubungan antara FEB Unpad dan universitas mitra kami. Senang sekali tahun ini banyak mahasiswa yang berpartisipasi dari universitas mitra internasional kami,” ujar Wakil Dekan Bidang Akademik FEB Unpad, Prof Maman Setiawan.

Ketua Panitia, Ersa Tri Wahyuni, Ph.D., menjelaskan, tema program tahun ini membahas tentang peran teknologi seperti AI dan internet of things untuk membantu perusahaan mematuhi prinsip ESG (environmental, social, and governance). Narasumber di summer program tahun ini mencakup pengusung ESG, perusahaan penjaminan ESG, serta sederet pembicara industri dari perusahaan energi, perusahaan rintisan digital, dan konsultan ESG.

Para mahasiswa yang berasal dari 8 universitas mengikuti serangkaian seminar beserta berbagai kegiatankebudayaan di alam terbuka. Kegiatan-kegiatan tersebut mencakup permainan di hutan Tahura, lokakarya membatik dan juga tur mengelilingi kota Bandung. Para mahasiswa juga dibagi ke dalam regu untuk membuat suatu proyek yang mengusulkan solusi untuk mengatasi tantangan dalam memberlakukan keberlanjutan. Kelompok dengan presentasi terbaik memperoleh hadiah pada acara makan malam di kampus FEB Unpad, Jatinangor. Acara tersebut juga dihiasi berbagai penampilan budaya dari mahasiswa berupa lagu dan tarian negara yang berbeda-beda.

Peserta  FEB Unpad Summer Program ke-8 ini berasal dari 11 kewarganegaraan, yakni Indonesia, Malaysia, Filipina, Vietnam, Kamboja, Pakistan, Afganistan, Rwanda, Gambia, Nigeria dan Tanzania. Sedangkan para narasumber terkemuka pada acara tersebut berasal dari Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Inggris. Universitas mitra yang berpartisipasi dalam acara ini adalah Universiti Malaya, Universiti Sains Malaysia, Universiti Sains Islam Malaysia, De La Salle University – Dasmarinas (Filipina), National University of Management (Kamboja), University of Economics Ho Chi Minh City, dan Universitas Islam Internasional Indonesia. (rilis)*

Share this: