Selamat Jalan Prof. Dr. Topo Harsono, dr., Sp.PA (K), Pengabdianmu Akan Selalu Kami Kenang

[Unpad.ac.id,26/08/2013] Usai sudah pengabdian salah satu putra terbaik keluarga besar Unpad. Guru Besar Fakultas Kedokteran Unpad, Prof. Dr. Topo Harsono, dr., Sp.PA (K), meninggal dunia pada usia 87 tahun di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung, Senin (26/08) pada pukul 1.30 WIB. Prof. Topo merupakan salah satu sosok perintis Fakultas Kedokteran Unpad.

Prof. Dr. Topo Harsono, dr., Sp.PA (K) *

Sebagai bentuk penghormatan terakhir, almarhum dilepas oleh keluarga besar Unpad di Masjid Al-Jihad Unpad Kampus Iwa Koesoemasoemantri Jln. Dipati Ukur 35 Bandung, Senin (26/08) pada pukul 11.00 WIB tadi dengan dihadiri oleh Rektor Unpad, Prof. Ganjar Kurnia. Almarhum pun kemudian diberangkatkan ke pembaringan terakhirnya di taman pemakaman  San Diego Memorial Park, Karawang.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor menyampaikan ucapan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas kepergian almarhum. Banyak jasa yang telah diberikan Prof. Topo untuk perkembangan Unpad, salah satunya adalah dengan menjadi Dekan FK Unpad pada tahun 1977-1985.

“Tiga bulan yang lalu, meski dalam kondisi sakit, beliau masih bergabung dengan Senat untuk mengikuti Prosesi Wisuda Unpad. Itulah salah satu wujud kecintaan beliau terhadap Unpad,” kenang Rektor.

Perkembangan FK Unpad hingga saat ini pun tidak lepas dari peran almarhum. Prof. Topo merupakan sosok di balik perkembangan FK Unpad pada periode awal. Peran serta kala itu adalah dengan mendirikan Bagian Patologi Anatomi di FK Unpad dan sekaligus menjadi Kepala Bagian pada bagian tersebut.

Sebelum menjadi Dekan FK Unpad, Guru Besar yang lahir pada tanggal 2 Desember 1926 ini pun pernah menjabat sebagai Pembantu Dekan Bagian Akademik FK Unpad pada 1962 – 1963.

Salah satu kerabat almarhum, dr. Adi Nugroho menuturkan, Prof. Topo dikenal sebagai sosok yang ramah, pantang menyerah, serta begitu mencintai setiap instansi yang dulu tempat curahan ilmunya.

“Dalam kondisi kritis, beliau memaksa kami untuk datang melihat setiap instansi yang pernah beliau tempati sebelumnya. Dan setelah kita kabulkan permintaan beliau, beliau hanya melihat dan mengangguk saja. Namun dari sorot matanya saya yakin begitu besar rasa cinta yang beliau punya untuk ilmu kedokteran,” kenang Adi.

Selamat jalan Prof. Topo, pengabdianmu akan selalu kami kenang. *

Laporan oleh: Maulana / eh *

Share this: