SPM dan UPM di Lingkungan Unpad Susun Dokumen Sistem Penjaminan Mutu Internal

Dokumen Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang diharapkan dapat meningkatkan kinerja Unpad dalam memberikan layanan yang bermutu sesuai dengan kekhasan program studi dan keahlian masing-masing. (Foto oleh: Artanti Hendriyana)*

[Kanal Media Unpad] Satuan Penjaminan Mutu (SPM) Universitas Padjadjaran dan Unit Penjamin Mutu (UPM) di lingkungan Unpad menyusun dokumen Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang dicetak dalam 14 buku. Dokumen ini disusun sebagai sebagai acuan penetapan, pelaksanaan, evaluasi, pengendalian, dan peningkatan mutu Unpad. Dokumen tersebut terdiri dari Kebijakan SPMI, Manual SPMI, Standar SPMI, Formulir SPMI, dan Prosedur Operasional Baku SPMI.

 “Dokumen itu dapat diakses oleh siapa saja, terutama organ pengelola dan pelaksana pendidikan tinggi di Unpad. Sesuai prinsip tata kelola Unpad dalam menerapkan SPMI yang akuntable, transparan, nirlaba, efektif, dan efisien,” kata Kepala Satuan Penjaminan Mutu Unpad Prof. Engkus Kuswarno.

Dokumen ini telah diperiksa oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Prof. Arief Sjamsulaksan Kartasasmita, disetujui oleh Ketua Senat Akademik Prof. Ganjar Kurnia, dan ditetapkan oleh Rektor Unpad Prof. Rina Indiastuti. Dijelaskan Prof. Engkus, dokumen ini sesuai dengan Peraturan Rektor No.38 tahun 2016 tentang Sistem Penjaminan Mutu Unpad sebagai PTNBH dan Permendikbudristek 53 tahun 2023 tentang Penjaminan Mutu.

“Dokumen berlaku hingga terjadi perubahan regulasi lagi, baik tingkat pemerintahan pusat, maupun Unpad. Dokumen akan diperbanyak dan dapat diakses di website SPM Unpad,” kata Prof. Engkus.

“Peraturan Rektor yang melindungi keabsahan dokumentasi SPMI ini diharapkan menjadi acuan standar bagi Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan (PPEPP) Mutu Unpad yang terus meningkat dan berkelanjutan, sehingga mencapai budaya mutu yang diharapkan,” harap Prof. Engkus.

Selain itu, Prof. Engkus mengatakan bahwa saat ini SPM Unpad juga terus melakukan penyempurnaan SPMI di Unpad melalui proses digitalisasi memanfaatkan teknologi informasi.

“Mudah-mudahan semester depan sistem digital SPMI Unpad sudah terwujud,” harapnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Satuan Penjaminan Mutu Prof. Euis Tintin Yuningsih mengharapkan seluruh dokumen SPMI ini dapat meningkatkan kinerja Unpad dalam memberikan layanan yang bermutu sesuai dengan kekhasan program studi dan keahlian masing-masing. Layanan dilakukan untuk mendorong terwujudnya transparansi dan akuntabilitas publik untuk menjamin mutu pendidikan di Unpad.

”Semoga dokumen-dokumen ini menjadi pedoman yang dapat dijadikan panduan bagi seluruh pimpinan, dosen, tenaga administrasi dan mahasiswa di lingkungan Universitas Padjadjaran dalam melaksanakan penjaminan mutu secara konsisten dan berkelanjutan,” harapnya.*

Share this: