Mahasiswa FKG Unpad Raih Juara 2 Islamic Essay Competition STEROID Unair Surabaya

Mahasiswa FKG Unpad raih juara 2 kategori Islamic Essay Competition dalam ajang Stovit Essay and Islamic Religion Olympiad 2024 (STEROID) yang diselenggarakan FKG Universitas Airlangga, Surabaya, Sabtu, 9 November 2024 lalu. (Foto Dokumentasi Tim)*

[Kanal Media Unpad] Mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran berhasil meraih prestasi Juara 2 kategori Islamic Essay Competition dalam ajang Stovit Essay and Islamic Religion Olympiad 2024 (STEROID) yang diselenggarakan oleh SKI FKG Universitas Airlangga, Surabaya, pada Sabtu, 9 November 2024 lalu.

Prestasi tersebut dimenangkan oleh tim Armedico Deux yang beranggotakan Husna Abelita Shafira, Muhammad Nabil Shadiq Rabbani, dan Firyal Hasna dengan mempresentasikan artikel berjudul “Immersive Virtual Reality sebagai Media untuk Meningkatkan Social Awareness terhadap Isu Kemanusiaan di Palestina”.

Artikel tersebut berfokus untuk mengkaji potensi dari Immersive Virtual Reality (IVR) dalam meningkatkan social awareness dan kepedulian masyarakat terhadap isu kemanusiaan di Palestina secara mudah, efektif, dan fleksibel dalam penggunaannya.

Inovasi tersebut berupa penampilan tayangan yang menampilkan peristiwa-peristiwa sesungguhnya yang terjadi di Palestina, seperti peristiwa kelaparan, genosida, dan kurangnya fasilitas-fasilitas yang krusial. Inovasi ini menggunakan teknologi Immersive Virtual Reality (IVR) yang memiliki fitur interaktif, seperti post-test untuk mengukur tingkat kesadaran, simpati, dan empati pengguna IVR.

“Menurut kami, penggunaan IVR merupakan salah satu bentuk implementasi dari teknologi terkini yang dapat membuat penggunanya terbenam ke dalam tayangan yang ditampilkan sekaligus mempengaruhi pandangan penggunanya sesuai dengan namanya yakni, immersive”, ujar Nabil.

Penulisan esai ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran sosial mengenai isu-isu kemanusiaan melalui kecanggihan teknologi masa kini, sehingga masyarakat dapat lebih mudah paham dan tertarik akan isu-isu kemanusiaan yang terjadi.

Tim berharap gagasan dari esai tersebut dapat ditinjau lebih lanjut dan mengundang pemerintah, pengusaha, atau organisasi peduli Palestina untuk bekerja sama.  Hal ini diharapkan dapat menghasilkan peningkatan tingkat kesadaran masyarakat terhadap keadaan saudara-saudara kita di Palestina.* (Rilis)

Share this: