Mahasiswa KKN Unpad Sosialisasikan Berbagai Peluang di Sektor Pertanian ke Pemuda Arjasari

Sosialisasi bertajuk “Meningkatkan Minat Generasi Muda di Sektor Pertanian” di Desa Arjasari, 26 Januari 2025 lalu. Kegiatan sosialisasi yang diselenggarakan mahasiswa KKN Unpad Kelompok 208 ini diikuti oleh 18 orang pemuda Karang Taruna yang berasal dari berbagai rukun warga (RW) di Desa Arjasari. (Foto Dokumentasi Panitia)*

[Kanal Media Unpad] Tim mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Padjadjaran kelompok 208 dengan Dosen Pembimbing Lapangan Prof. Dr. sc. agr. Ir. Agung Kurniawan, M.Sc.Agr., menggelar kegiatan sosialisasi yang bertajuk “Meningkatkan Minat Generasi Muda di Sektor Pertanian” di Desa Arjasari, 26 Januari 2025 lalu. Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh 18 orang pemuda Karang Taruna yang berasal dari berbagai rukun warga (RW) di Desa Arjasari.

Penyelenggaraan sosialisasi ini bertujuan untuk membangkitkan minat yang tulus terhadap pertanian di kalangan generasi muda, serta membangun kembali persepsi positif bagi pertanian sebagai sebuah profesi yang pada umumnya dianggap dapat menghalangi generasi muda untuk mengejar karir.

Kegiatan ini dikemas dengan menampilkan beragam peluang dan inovasi dalam sektor pertanian agar mendorong generasi muda untuk mengeksplorasi berbagai peran, mulai dari praktik pertanian berkelanjutan, hingga inovasi teknologi pertanian, sebagai bentuk kontribusi terhadap ketahanan pangan dan kelestarian lingkungan.

Berdasarkan Sakernas 2024, Prof. Agung menyampaikan bahwa sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan menyumbang 28,18% dari total angkatan kerja, sehingga memberikan peluang besar bagi generasi muda untuk berinovasi dan berkontribusi terhadap ketahanan pangan nasional. Oleh karena itu, berbagai inisiatif strategis yang bertujuan untuk melibatkan generasi muda di sektor pertanian menjadi sangat penting.

Hal tersebut melibatkan kolaborasi antara FAQ dan Kantor Staf Presiden, Program Kewirausahaan Muda dan Layanan Dukungan Ketenagakerjaan (YESS) Kementerian Pertanian, serta inisiatif Petani Milenial Jawa Barat. Program-program ini bertujuan untuk menginspirasi generasi muda Karang Taruna dari berbagai RW di Desa Arjasari, menumbuhkan minat mereka terhadap pertanian, dan membuka jalan bagi generasi baru petani modern.

Lebih lanjut, Prof. Agung menyampaikan bahwa peran petani tidak hanya terbatas pada aktivitas berbasis lahan tradisional. Prof. Agung mendorong pemuda Indonesia untuk memainkan peran penting dalam berinovasi dan mengembangkan sektor pertanian berbasis teknologi, sehingga mendukung upaya modernisasi untuk mencetak generasi baru petani yang terampil dan produktif, serta terlibat aktif dalam meningkatkan lanskap pertanian.

Kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat membangkitkan semangat kebersamaan dan pemikiran-pemikiran yang muncul sebagai bekal bagi generasi mudah, khususnya di Desa Arjasari, untuk membangun pertanian Indonesia yang lebih maju.* (Rilis)

Share this: