SMUP Pascasarjana Gelombang 2 Tahun 2025/2026 Telah Dibuka, Batas Pendaftaran 12 Januari 2026

Talkshow Ayo Kenal Unpad (AKU) edisi SMUP Pascasarjana Gelombang 2 Tahun Akademik 2025/2026 menghadirkan narasumber Kepala SMUP Prof. Ir. Anas, M.Sc., PhD., dan Sekretaris Direktorat Akademik Unpad, Irma Nuraini, S.Si., MT. disiarkan secara langsung melalui YouTube Unpad pada Senin 29 September 2025. (Gambar: Tangkap layar YouTube @unpad)*

[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran kembali membuka Seleksi Masuk Universitas Padjadjaran (SMUP) Pascasarjana Gelombang 2 Tahun Akademik 2025/2026. Pendaftaran telah mulai dibuka pada 24 September lalu dan akan ditutup pada 12 Januari 2026 mendatang. Sosialisasi program ini dipaparkan dalam acara Ayo Kenal Unpad (AKU) yang disiarkan secara langsung melalui YouTube Unpad pada Senin 29 September 2025.

Acara menghadirkan dua narasumber, yaitu Kepala Kantor SMUP, Prof. Ir. Anas, M.Sc., PhD., dan Sekretaris Direktorat Akademik Unpad, Irma Nuraini, S.Si., MT., yang memaparkan secara komprehensif mengenai profil Unpad, jalur pendaftaran, hingga teknis alur seleksi untuk calon mahasiswa pascasarjana.

Dalam pemaparannya, Prof. Anas menjelaskan bahwa Unpad saat ini termasuk dalam salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia, dengan peringkat 515 dunia versi QS World University Rankings. Sejumlah bidang studi Unpad juga menempati posisi 300 besar dunia, seperti Pertanian, Hukum, dan Kedokteran. Selain itu, sembilan dosen Unpad baru-baru ini masuk daftar Top 2% World Scientist versi Stanford University dan Elsevier.

“Reputasi akademik Unpad terus meningkat. Saat ini terdapat 74 program studi yang sudah terakreditasi internasional, sehingga calon mahasiswa tidak perlu khawatir akan mutu pendidikan di Unpad,” ujar Prof. Anas.

Untuk Gelombang 2 ini, Unpad membuka penerimaan mahasiswa pada 24 program doktor (S3), 52 program magister (S2), 9 program profesi, serta 38 program spesialis. Jalur masuk yang ditawarkan beragam, mulai dari jalur reguler, by research, fast track S2 ke S3, program double degree, hingga magister berbasis proyek dengan sistem hybrid learning. Pendaftaran dibuka sejak 22 September 2025 hingga 12 Januari 2026, dengan tiga sesi penetapan kelulusan guna memfasilitasi kebutuhan peserta, termasuk untuk pendaftaran beasiswa.

Sementara itu, Irma Nuraini menekankan pentingnya kesiapan calon pendaftar dalam menyiapkan dokumen sejak awal. Calon pendaftar juga diingatkan untuk rutin mengecek status verifikasi dokumen pada laman admission.unpad.ac.id. Apabila ada dokumen yang dinyatakan tidak valid, peserta masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki hingga tiga kali.

“Proses pendaftaran kini sudah terintegrasi dengan akun Google. Calon peserta wajib melengkapi dokumen, mulai dari ijazah asli, transkrip, sertifikat TKA dan TKBI, hingga statement of purpose dalam format PDF. Khusus pendaftar program doktor, wajib melampirkan surat kesediaan promotor dan rekomendasi dari dosen atau pimpinan tempat bekerja,” jelas Irma.

Melalui sosialisasi ini, Unpad menegaskan komitmennya untuk terus mencetak generasi unggul melalui pendidikan pascasarjana yang berkualitas dan berdaya saing global.

“Jangan tunda lagi, segera bergabung dengan Unpad dan jadilah bagian dari generasi unggul yang siap membawa perubahan bagi bangsa dan dunia,” tutup Prof. Anas. (Reporter: Jericho Masyiakh Metiary)

File presentasi Kepala Kantor SMUP, unduh di sini.
File presentasi Sekretaris Direktorat Akademik Unpad, unduh di sini.

Share this: