Pelaksanaan kegiatan pembukaan Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) 2025 bertema "Gigi dan Gusi Sehat, Senum Indonesia Hebat" di RSGM Unpad, Jl, Sekeloa Selatan I Bandung, pada 9-11 Desember 2025. (Foto oleh: Humas FKG Unpad)*

[Kanal Media Unpad] Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Padjadjaran, RSGM Unpad bersama PT. Unilever Indonesia menggelar kembali Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) 2025 bertema “Gigi dan Gusi Sehat, Senyum Indonesia Hebat” di RSGM Unpad, Jalan Sekeloa Selatan I, Bandung, 9-11 Desember 2025.

“BKGN 2025 memfokuskan pada kesehatan gusi karena penyakit gusi adalah permasalahan gigi kedua terbesar di Indonesia setelah gigi berlubang. Namun permasalahan ini seringkali terabaikan dan kerap disebut silent killer,” kata Assistant Area Sales Manager Bandung PT. Unilever Indonesia, Siti Alya Fahlena.

“Padahal jika terus kita biarkan, penyakit gusi akan terus mempengaruhi kesehatan gigi dan mulut, dan bisa menjadi bahaya tersembunyi untuk kesehatan tubuh secara menyeluruh,” tambahnya.

Lebih lanjut Siti Alya mengatakan, BKGN 2025 memberikan perawatan dan konsultasi gigi dan gusi gratis bagi 28 ribu Masyarakat di FKG dan RSGMP seluruh Indonesia. Selain itu, sebagai usaha promotif-preventif, BKGN 2025 juga menyelenggarakan serangkaian program pendidikan kesehatan gigi dan gusi untuk siswa sekolah bekerja sama dengan PDGI cabang di 55 kota di seluruh Indonesia.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Pelaksana BKGN 2025, Dr. An-Nissa Kusumadewi, drg., Sp.Pros(K). “Program BKGN ini selaras dengan prioritas Kementerian Kesehatan tahun 2025, yang menekankan tiga pilar utama: Promotif–Preventif Kuratif Standar Edukasi Massif melalui Media Sosial,” ujarnya.

Melalui rangkaian kegiatan BKGN ini, lanjut An-Nissa, upaya promotif–preventif kesehatan gigi dapat semakin diperkuat, akses layanan kesehatan bagi masyarakat meningkat, serta edukasi kesehatan gigi dapat menjangkau masyarakat lebih luas.

“Kami meyakini bahwa kegiatan ini akan menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan gigi dan mulut masyarakat, sehingga terwujud generasi yang lebih sehat, produktif, dan percaya diri di masa depan,” ujarnya.

Permasalahan Gigi dan Mulut masih menjadi tantangan bersama di Indonesia. Menurut Dekan FKG Unpad Prof. Dr. Dudi Aripin, drg., Sp.KG(K). merujuk pada Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, tingkat kesehatan gigi sangat menyedihkan dengan 57,6% masyarakat Indonesia masih mengalami masalah gigi dan mulut, sementara hanya 10% yang sudah rutin dilakukan perawatan.

“Dari hasil survey kesehatan Indonesia tahun 2023 mengonfirmasi bahwa permasalahan gigi dan mulut menjadi yang paling umum nomor 1 di Indonesia, temuan ini menjelaskan bahwa literasi kesehatan gigi, akses layanan, dan praktek pencegahan masih sangat perlu diperkuat,” ujar Prof. Dudi.

Kolaborasi Pengabdian Masyarakat

BKGN yang merupakan kegiatan rutin setiap tahun disambut positif pihak Unpad. Direktur Pendidikan Non Gelar Unpad Erli Sarilita, drg., M.Sc., Ph.D. mengapresiasi kolaborasi kerja sama dalam kegiatan ini.

Kegiatan ini, menurut Erli, merupakan kegiatan puncak yang rutin dilaksanakan dan menggabungkan kegiatan dosen, kegiatan akademik, mahasiswa, dan residen dari FKG Unpad. Hal ini mencerminkan dampak yang sudah dilaksanakan oleh FKG Unpad secara rutin terhadap masyarakat, sehingga ini merupakan cerminan nyata bahwa Unpad ini terus berperan serta di bidang kedokteran gigi khususnya, tidak hanya edukasi tetapi juga promotif, preventif dan kuratif bagi masyarakat dan tanpa pungutan biaya.

“Kami apresiasi peran dari PT. Unilever yang selalu menjadi mitra erat dari fakultas kedokteran gigi. Semoga kegiatan kerja sama ini akan terus berlangsung dan terus menjadi inspirasi bagi mahasiswa kita dan juga bagi masyarakat sekitar,” tambahnya.

Sambutan positif juga disampaikan oleh Ketua PDGI Pengwil Jabar, Rahmat Juliadi, drg.,M.HKes. “BKGN ini bukti kolaborasi yang baik antara institusi pendidikan tinggi dengan berbagai stakeholder, dunia usaha khususnya PT. Unilever, juga kolaborasi dengan Pemerintah Daerah Kota Bandung, Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan organisasi profesi,” ujar Rahmat Juliadi.

“PDGI Jawa Barat berharap semoga kegiatan BKGN ini bisa memberikan kontribusi yang sangat besar untuk peningkatan derajat kesehatan gigi masyarakat di jawa barat khususnya karena kita tahu bahwa tantangan kesehatan gigi di Jawa Barat ini sangat besar,” harapnya.

Direktur RSGM Unpad, Dr. Kosterman Usri, drg., MM. juga mengatakan bahwa ini merupakan puncak kegiatan pengabdian pada masyarakat yang RSGM Unpad lakukan bersama dengan FKG karena sasarannya adalah masyarakat sekitar kita.

“Jadi ini hal yang sangat sesuai dengan kehendak Unpad yaitu berdampak terutama bagi masyarakat. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada PT. Unilever karena sekaligus memberikan donasi untuk counter di RSGM Unpad,” ujar Kosterman.


Kegiatan BKGN Unpad 2025 melayani konsultasi dan pemeriksaan gigi gratis dengan menargetkan 750 pasien. Pelayanan gigi gratis ini dibatasi pada pembersihan karang gigi, pencabutan gigi anak dan dewasa, penambalan gigi sederhana, dan topical fluoride.

Seperti tahun-tahun sebelumnya rangkaian kegiatan BKGN juga diisi dengan Pesantren dan School Health Program (SHP) melalui Training of Trainer yang dilaksanakan pada 3 Desember 2025 secara online. Kegiatan ini mengundang para guru dan asatidz dari pesantren serta sekolah dasar untuk mengikuti Training of Trainer diantaranya dari Pesantren Nurul Huda, SD Salman Alfarisi, SDN 189 Neglasari, SDN 053 Cisitu, SDN 024 Coblong, SDN Haur Pancuh, dan SDN Tilil.

BKGN 2025 juga menampilkan acara hiburan yang diisi oleh sivitas akademika FKG Unpad. Para peserta dihibur oleh penampilan pagelaran seni yang juga diperlombakan. Pengisi acara berasal dari Departemen serta Prodi Spesialis, baik para dosen, tendik dan residen turut memeriahkan acara hiburan.* (Rilis oleh: Humas FKG Unpad)

Sumber: https://fkg.unpad.ac.id/fokus-atasi-masalah-gusi-bkgn-2025-kembali-digelar/

Share this: