[Unpad.ac.id, 03/10/2012] Fakultas Farmasi Unpad kembali menjadi tuan rumah Student Exchange Program (SEP) yang diusung oleh International Pharmaceutical Student Federation (IPSF). IPSF adalah organisasi yang memungkinkan mahasiswa farmasi anggota IPSF di seluruh dunia melakukan pertukaran pelajar ke 58 negara-negara anggota IPSF di berbagai benua. Fakultas Farmasi sendiri telah menjadi tuan rumah semenjak tahun 2010.

Dalam rilis yang disampaikan oleh Fakultas Farmasi Unpad, tahun ini, sebanyak empat mahasiswa asing melakukan SEP di Unpad yang dibagi menjadi dua gelombang. Gelombang pertama dilaksanakan pada tanggal 1-22 Juli 2012 yang diikuti oleh dua mahasiswi Polandia yaitu Aleksandra Rodzik dan Anna Wzgarda. Penelitian yang dilaksanakan adalah pembuatan gel dan krim antioksidan dari ekstrak tempuyung. “Sangat mengesankan karena kami berkesempatan untuk dapat langsung membuat kosmetik dari tanaman herbal,” kata Anna.
Sementara untuk SEP gelombang kedua diselenggarakan pada tanggal 3-26 September 2012 dan diikuti oleh dua orang mahasiswi dari Jerman yaitu Julia Lukassowitz dan dari Spanyol yaitu Marta Rios Fandino. Keduanya melakukan penelitian di bidang Kimia Medisinal yaitu pemodelan molekul obat.
Selama berada di Unpad, para mahasiswa ini ditemani oleh tim internal SEP yang bertugas untuk menghubungkan mereka dengan dosen pembimbing dan merancang berbagai macam social events seperti Weekend Event dan International Night. Selama weekend event ini para mahasiswa diajak untuk mengunjungi beberapa tempat objek wisata di sekitar kota Bandung seperti Kawah Putih, Tangkuban Perahu, Saung Angklung Udjo dan wisata kuliner khas kota Bandung.
Pada International Night, para mahasiswa asing ini membaur bersama mahasiswa farmasi Unpad untuk sejenak melepas lelah dengan makan malam bersama makanan khas kuliner Indonesia maupun negara mereka, permainan, menari tradisional khas negara mereka, serta tentu saja memberikan souvenir untuk dibawa ke mereka.
“Saya tidak menyangka penerimaan di Universitas Padjadjaran begitu terbuka dan menyenangkan. Dosen dan mahasiswanya yang ramah dan memperlakukan saya layaknya seperti keluarga sendiri,” begitu kata Julia, mahasiswa Jerman yang diamini oleh Marta dari Spanyol.
Selain itu, dilaksanakan pula SEP Corner sebagai rangkaian dari acara SEP 2012 di Unpad. Dalam SEP Corner ini, para mahasiswa asing memaparkan mengenai pengalaman SEP mereka dan juga informasi mengenai fakultas farmasi, peluang kerja, serta kurikulum farmasi di negara mereka kepada mahasiswa farmasi Unpad. Selain para mahasiswa asing, keempat mahasiwa farmasi Unpad yang melakukan SEP ke Mesir, Korea Selatan, Portugal, dan Turki juga turut memberikan pengalaman selama SEP di negara tersebut.
“Pertukaran SEP memberikan pengaruh yang besar pada kehidupan mahasiswa yang mengikutinya. Setiap saya bertemu dengan mahasiswa SEP, mereka terbuka pikirannya terhadap ide baru, menemukan relasi, dan bahkan mengubah rencana masa depannya dengan lebih baik. Ini adalah sesuatu yang hanya bisa didapatkan lewat SEP,” papar Andreas Schinitty, anggota Student Exchange Team IPSF yang berasal dari Switzerland.
Kami pun berharap semoga SEP ini dapat menjembatani kerja sama dan relasi antara mahasiswa farmasi Unpad dengan mahasiswa internasional sehingga dapat membuka wawasan mengenai kemajuan kefarmasian di dunia dan mendorong untuk senantiasa meningkatkan kualitas agar menjadi farmasis yang berkualitas internasional.*
Rilis oleh: Fakultas Farmasi Unpad/mar
