[unpad.ac.id, 27/11/2018] Kepala Badan Ekonomi Kreatif Indonesia Triawan Munaf mengajak generasi muda untuk berani bergelut di bidang ekonomi kreatif. Ia berpendapat ekonomi kreatif merupakan potensi luar biasa bagi masa depan Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Triawan pada acara Bekraf Goes to Campus “Diseminasi Kinerja Pemerintah dan Bincang Santai Ekrafpreneur” yang digelar di Bale Sawala , Gedung Rektorat Unpad kampus Jatinangor, Selasa (27/11).
“Beranilah berusaha. Beranilah untuk bikin start-up,” kata Triawan.
Triawan mengungkapkan, salah satu komitmen Bekraf adalah menjadikan ekonomi kreatif sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia. Untuk mencapainya, ada tiga hal yang menjadi tolak ukur, yaitu meningkatkan jumlah tenaga kerja, meningkatkan ekspor produk eknonomi kreatif, dan meningkatkan kontribusi ekonomi kreatif untuk PDB Indonesia.
Pada kesempatan tersebut, Triawan menyebutkan bahwa kontribusi sektor ekonomi kreatif terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia terus meningkat. Di akhir tahun 2018, kontribusi ekonomi kreatif pada PDB mencapai Rp 1.105 triliun.
Bekraf pun saat ini terus membenahi ekosistem ekonomi kreatif di Indonesia. Dari 16 subsektor, tiga subsektor yang menjadi unggulan ekraf yaitu fashion, kuliner, dan kerajinan tangan. Sementara itu. salah satu subsektor yang terus mengalami kemajuan secara signifikan adalah film.
Menurut Triawan, selain mendukung para pelaku usaha dalam meningkatkan kapasitasnya, hal lain yang juga perlu diperhatikan adalah mengenai peraturan-peraturan yang berlaku. Perlu adanya upaya untuk mencegah adanya peraturan yang membatasi pertumbuhan para pelaku ekonomi kreatif.
Selain Triawan Munaf, acara tersebut juga menghadirkan pembicara Deputi III Bidang Ekonomi Kantor Staf Kepresidenan Denni Puspa Purbasari, Wakil Dekan Fakultas Teknologi Industri Pertanian (FTIP) Unpad Dr. Dwi Purnomo, dan Sekretaris Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristekdikti yang juga Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unpad Prof. Rina indiastuti.
Pada sesi bincang ekrafpreneur, acara inni menghadirkan Dosen Administrasi Bisnis Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unpad Benny Alexandri, CEO KAABA Gerryadi Agusta, dan perwakilan Bank Muamalat Aminul.*
Laporan oleh Artanti Hendriyana/am
