Kejuaraan Nasional Tenis Meja “Unpad Open” Dibuka Hari Ini

Salah satu peserta Kejuaraan Nasional Tenis Meja "Unpad Open" yang mulai digelar hari ini, Senin (17/12) di Grha Sanusi Hardjadinata, Unpad, Jln. Dipati Ukur No. 35 Bandung. (Foto: Tedi Yusup)

[Unpad.ac.id, 17/12/2012] Sebanyak 460 peserta mengikuti Kejuaraan Tenis Meja Unpad Terbuka se-Indonesia bertajuk “Unpad Open” yang digelar Senin hingga Rabu (17-19/12) di Aula Grha Sanusi Hardjadinata Kampus Unpad Bandung. Jumlah tersebut terdiri dari 74 peserta kelompok Kadet Putra (batas usia 14 tahun), 48 peserta kelompok Kadet Putri, 60 peserta kelompok Junior Putra, 37 peserta kelompok Junior Putri, 148 peserta kelompok Umum /Senior, dan 93 peserta kelompok Veteran.

Salah satu peserta Kejuaraan Nasional Tenis Meja “Unpad Open” yang mulai digelar hari ini, Senin (17/12) di Grha Sanusi Hardjadinata, Unpad, Jln. Dipati Ukur No. 35 Bandung. (Foto: Tedi Yusup)

“Ini adalah kejuaraan tenis meja yang pertama kali diadakan di Unpad, dimana cakupan dari kejuaraan ini bersifat nasional dari seluruh wilayah di Indonesia,” ujar Yanggi Ariawan, ketua pelaksana dari kejuaraan tersebut. Menurutnya, seluruh peserta berasal dari beberapa perguruan tinggi, sekolah, dan perkumpulan tenis meja yang ada di beberapa provinsi di Indonesia. Selain itu, peserta pun ada yang berasal dari atlet-atlet yang sering mengikuti kejuaraan tenis meja, baik tingkat nasional maupun internasional.

Unit Tenis Meja Unpad (UTMU) selaku penyelenggara kejuaraan ini menyatakan, jumlah peserta tersebut melebih target peserta yang telah ditentukan, yakni sekitar 300 peserta. Hal ini membuktikan, antusiasme masyarakat dalam olahraga tenis meja terbukti cukup besar. Ini tentunya dapat menjadi ajang untuk mencari bibit-bibit yang unggul dalam olahraga tenis meja.

“Kami sengaja memasukkan kategori kadet dan junior dengan harapan dapat menemukan potensi-potensi yang dapat menjadi atlet tenis meja profesional ke depannya,” ujar Yanggi.

[nggallery id=22]

Sistem pertandingan yang dipakai ialah sistem gugur. Masing-masing peserta akan melanjutkan ke babak berikutnya setelah mengalahkan lawannya pada babak penyisihan. Kejuaraan tersebut akan memperebutkan total hadiah sebesar Rp 61 juta ditambah dengan trophy dan piagam penghargaan.

Yanggi sendiri berharap kejuaraan nasional ini dapat menjalin silaturahmi antar pemain tenis meja se-Indonesia. Pihaknya sendiri menargetkan akan menjaring beberapa pemain junior dan kadet berkualitas yang dapat dikembangkan menjadi atlet tenis meja profesional di masa depan. “Ini adalah salah satu upaya untuk memberikan kontribusi nyata dalam pencarian bibit-bibit unggul atlet tenis meja di Indonesia,” jelas Yanggi.

Direktur Pengembangan Kemahasiswaan dan Alumni Unpad, Dr. Ir. Heryawan Kemal Mustafa, M.Sc., sangat mendukung diadakannya kejuaraan seperti ini. Menurutnya, Unpad sebagai intitusi pendidikan harus menyelenggarakan kegiatan yang terkait dengan aspek pendidikan dan masyarakat. Diakuinya, olahraga pun merupakan bagian dari pelaksanaan pendidikan. Melalui olahraga akan dibangun rasa sportivitas, kebersamaan, serta motivasi untuk selalu menjadi juara.

“Kami berharap peserta dapat menjunjung tinggi sportivitas dan kebersamaan dalam kejuaraan ini,” pesan Dr. Heryawan saat membuka kegiatan.*

Laporan oleh Arief Maulana/mar

Share this: