Pemerintah Dorong Penerima KIP Kuliah untuk Terus Mengembangkan Diri

KIP Kuliah
Suasana kegiatan Pelatihan Motivasi dan Pengembangan Diri yang diikuti mahasiswa Unpad penerima beasiswa KIP Kuliah di Unpad Training Center, Jalan Ir. H. Djuanda Nomor 4, Bandung, Selasa (30/11/2021). (Foto: Dadan Triawan)*

[Kanal Media Unpad] Pemerintah mengharapkan para mahasiswa penerima beasiswa KIP Kuliah untuk beradaptasi dengan kemajuan zaman. Perubahan teknologi dan dinamika global saat ini memaksa mahasiswa untuk terus memperkaya diri.

“Jangan menjadi mahasiswa yang biasa-biasa saja, tetapi harus menjadi mahasiswa yang siap menerima perubahan,” ujar Kepala Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Kemendikbudristek Dr. Abdul Kahar, M.Pd., saat memberikan pengarahan pada Pelatihan Motivasi dan Pengembangan Diri di Unpad Training Center, Jalan Ir. H. Djuanda Nomor 4, Bandung, Selasa (30/11/2021).

Abdul menjelaskan, seiring kemajuan teknologi, tidak ada lagi sekat yang membatasi mahasiswa untuk berprestasi. Memperoleh ilmu tidak hanya dari bangku perkuliahan. Namun, saat ini mahasiswa dapat melihat dunia luar dengan mudah berbekal teknologi.

Ia mencontohkan, saat ini, hanya dengan berada di rumah, mahasiswa dapat mengakses berbagai layanan perpustakaan tebaik di dunia sepanjang waktu. “Karena itu, tidak ada bedanya antara mahasiswa Indonesia dengan mahasiswa asing. Bedanya hanya bagaimana kita bisa mempersiapkan diri dengan teknologi yang ada,” tuturnya.

Mengutip riset McKinsey, diperkirakan ada 35 persen jenis pekerjaan yang akan hilang digantikan dengan teknologi dalam beberapa tahun mendatang. Namun, di sisi lain ada optimisme muncul. Sekira 65 persen pekerjaan di bidang IT akan lahir.

Di hadapan mahasiswa Unpad penerima KIP Kuliah, Abdul mendorong setiap mahasiswa untuk memperkaya kemampuan diri. Mahasiswa dapat memanfaatkan program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka sebagai ajang memperkaya diri. Program ini, menurut Abdul memiliki pola pikir yang paripurna.

“Kalau ilmu yang diteliti hanya satu, tidak akan cukup untuk bersaing. Harus bisa multidisiplin,” kata Abdul.

Tingkatkan Prestasi

Pelatihan ini diikuti oleh sejumlah mahasiswa Unpad penerima beasiswa KIP Kuliah. Direktur Kemahasiswaan dan Hubungan Alumni Unpad Dr. Boy Yoseph Cahya Sunan Sakti Syah Alam menuturkan, pelatihan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi mahasiswa.

“Adik-adik semua harus memiliki jiwa kepemimpinan. Mungkin dalam 10 – 20 tahun ke depan adik-adik akan menjadi pemimpin selanjutnya, minimal untuk diri sendiri dan keluarga,” kata Boy.

Hal senada diungkapkan Ketua Keluarga Mahasiswa Bidikmisi (Kabim) Unpad M. Faisal. Menurutnya, meskipun tidak ada perbedaan dengan mahasiswa reguler, ada tanggung jawab lain yang diemban oleh para penerima KIP Kuliah.

“Mahasiswa KIP Kuliah dituntut beda. Harus jadi motivasi tersendiri, jangan sampai jadi mahasiswa yang biasa-biasa saja,” kata Faisal.

Diharapkan, mahasiswa penerima beasiswa pemerintah tersebut tidak sekadar menjalani kuliah. Akan tetapi, mahasiswa didorong menghasilkan prestasi  dan memiliki kompetensi lain. “Terus berprestasi dan kembangkan diri. Jangan sampai jadi kuliah-pulang-kuliah-pulang saja,” pungkasnya.

Acara juga diisi dengan materi pengembangan diri Etos Hijau oleh Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Unpad Dr. Hery Wibowo, M.M.*

Share this: