[Kanal Media Unpad] Sebanyak 31 Calon Pegawai Tetap Non-PNS di lingkungan Universitas Padjadjaran telah selesai mengikuti Diklat Prajabatan pada Senin (27/2/2023). Dimulai sejak dari Senin (13/2/2023), peserta diberikan beragam materi seputar keunpadan dan pengeolaan aktivitas perkantoran di lingkungan Unpad.
Direktur Sumber Daya Manusia Unpad Aulia Iskandarsyah, M.Psi., M.Sc., PhD, menjelaskan, kegiatan diklat prajabatan diibaratkan sebagai proses “kawah candradimuka” untuk menyiapkan menjadi pegawai yang kompeten dan berkinerja. Untuk itu, pihaknya akan memantau perkembangan pegawai di setiap unit kerjanya masing-masing.
“Setelah ikut Prajabatan berubah tidak perilakunya. Harusnya bisa berubah lebih baik dan berkomitmen, perubahan perilaku dari yang belum tahu menjadi tahu,” kata Aulia.
Diklat Prajabatan kali ini diikuti 29 Calon Pegawai Tetap Non-PNS Unpad terdiri dari tenaga kependidikan bidang teknologi dan informasi, satu dosen, dan satu tenaga kependidikan umum. Seluruh peserta sudah mengabdi sebagai pegawai di Unpad kurang lebih 11 bulan.
Selama dua minggu pelaksanaan prajabatan, peserta diberikan materi mengenai visi dan misi, budaya kerja, tata kelola organisasi dan perencanaan, pengelolaan pembelajaran hibrid, pengelolaan sistem informasi, pelayanan publik, kerja sama kelembagaan, hingga kode etik bagi pegawai bidang teknologi informasi.
Selain materi seputar keunpadan, peserta juga diberikan materi mengenai wawasan kebangsaan, pelayanan prima, problem solving and critical thinking, hingga keamanan data dalam pengelolaan teknologi informasi. Pemateri tidak hanya berasal dari lingkungan internal Unpad, tetapi juga menghadirkan narasumber dari luar Unpad.
Usai mengikuti kegiatan, Calon Pegawai Tetap Non-PNS Unpad diberikan tugas untuk mengekspresikan berbagai pengalaman selama prajabatan dalam bentuk tulisan. Tugas ini mendorong peserta untuk mampu menulis dan mengekspresikan pekerjaan yang dilakukan setiap harinya.
“Sekarang mau tidak mau harus ekspresikan apa pun terkait pekerjaan setiap hari. Jadi, harus bisa belajar menulis dan melakukan evaluasi,” ujar Aulia.
Aulia berharap, materi yang telah diperoleh peserta dapat diinternalisasikan ke dalam aktivitas kerja sehari-hari. Peserta juga berhak untuk memperoleh gaji penuh dan menjadi Pegawai Tetap Non-PNS. “Semoga internalisasi nilai-nilai Unpad bisa menjadi bagian penyemangat Bapak/Ibu bekerja,” kata Aulia.
Pada penutupan Diklat Prajabatan tersebut, diumumkan tiga peserta teraktif, yaitu: Fikri Muhammad Iqbal (Direktorat Perencanaan dan Sistem Informasi), Cipto Tri Utomo (Direktorat Perencanaan dan Sistem Informasi), serta Cecilia Soeriawidjaja (Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat).*



