[Kanal Media Unpad] Rektor Universitas Padjadjaran Prof. Rina Indiastuti beserta sejumlah pimpinan meninjau progres pembangunan Gedung A Rumah Sakit Universitas Padjadjaran atau RS Unpad di Kampus Jatinangor, Jumat (27/12/2023).
“Melihat progresnya, alhamdulillah sesuai jadwal, profesional dan kualitasnya baik. Dengan demikian (nanti) ada RS tipe B dengan fasilitas lengkap. Insyaallah Unpad bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat sekaligus wahana pendidikan bagi mahasiswanya,” kata Rektor.
Dalam kesempatan tersebut, Rektor bersama pimpinan didampingi tim pengembang RS Unpad dan PT. PP selaku pelaksana proyek meninjau empat dari lima lantai gedung A RS Unpad. Gedung A RS Unpad memiliki kapasitas tempat tidur sebanyak 117 buah.
Di lantai pertama, Rektor meninjau area lobi, ruang Instalasi Gawat Darurat, dan area radiologi. Di lantai dua, Rektor meninjau area poliklinik. Di lantai tiga, Rektor dan pimpinan meninjau area ruang ICU, HCU, PICU, NICU, dan ruang operasi. Sementara di lantai empat, Rektor dan pimpinan meninjau area kamar inap pasien.
Unpad sendiri menargetkan pembangunan rumah sakit ini akan selesai awal tahun 2024. Usai pembangunan rampung, pengadaan alat kesehatan dan fasilitas pendukung akan segera dilakukan. “Paling lambat, Februari-Maret secara bertahap bisa beroperasi,” ujarnya.
Lebih lanjut Rektor mengatakan, RS Unpad bukan sekadar sarana pelayanan kesehatan untuk warga Unpad maupun masyarakat umum. Rumah sakit ini akan dikembangkan sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Salah satunya pengembangan tiga pusat unggulan, yaitu trauma center, stunting center, dan pengembangan riset infeksi.
“Kita ingin iptek kesehatan ini bisa terus dikembangkan disertai dengan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Jadi kasus-kasus jadi penelitian. Dengan demikian, salah satu branding Unpad ‘unggul di bidang kesehatan’ bisa tercapai bukan hanya tridarma tetapi melalui pelayanan kepada masyarakat,” pungkas Rektor.*




