[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran menyelenggarakan kegiatan pembekalan bagi para pengelola baru di lingkungan Unpad, yaitu Executive Development Programme (EDP) dengan tema “Membangun Harmoni dan Sinergi Menuju Unpad Unggul, Inovatif, dan Berdampak” di Bale Sawala, Gedung Rektorat Unpad, Jatinangor, Selasa, 26 November 2024 dan di Prime Plaza Hotel, Purwakarta pada 29-30 November 2024.
Kegiatan ini secara langsung dibuka oleh Rektor Unpad Prof. Arief Sjamsulaksan Kartasasmita. Dalam sambutannya, Rektor mengatakan bahwa EDP diselenggarakan dalam rangka membangun sinergi bersama untuk menjalankan visi dan misi Unpad beberapa tahun ke depan. Rektor berharap kegiatan ini dapat membangun kerja sama tim yang baik serta memaksimalkan potensi para pengelola baru dalam melaksanakan tugas dan fungsinya.
“Jadi, kegiatan ini lebih banyak untuk team building agar kita menjadi satu tim yang kuat dalam memahami rencana kita ke depan dan melaksanakan itu secara bersama-sama. Kami ingin memaksimalkan kemampuan yang ada, sehingga menjadi puzzle yang lengkap di dalam sebuah tim untuk memajukan Unpad dengan lebih baik dalam melaksanakan tugas dan fungsinya,” ujar Rektor.
Pada kesempatan ini, Rektor turut menyampaikan Rencana Strategis Unpad periode 2024-2029. Rektor mengatakan bahwa arah pengembangan Unpad saat ini ada pada smart and green campus recognition, integration of work, learning, and community services, dan transpreneurship. Diharapkan pada tahun 2045 pengembangan Unpad sudah sampai pada social and global impact recognition, future global leaders, serta knowledge epicentrum.
“Yang kita lakukan adalah bagaimana mempercepat dan menjalankan ini, agar bisa cepat tercapai. Untuk green campus, Unpad sedang melakukan penyediaan tempat sampah yang terpilah dan akan mulai melakukan rekayasa sosial agar masyarakat Unpad apat memilah-milah sampah, juga membuat solar panel yang akan terus dikembangkan,” kata Rektor.
Lebih lanjut, Rektor mengatakan bahwa visi Unpad pada tahun 2025-2029 adalah menjadi pusat pendidikan dan pengetahuan inklusif berkelanjutan yang berkelas dunia, untuk mendorong inovasi global dan menghasilkan dampak nyata pada masyarakat dengan misi, yaitu penyelenggaraan tridarma perguruan tinggi, pendidikan yang berdaya saing internasional dan relevan, penyelenggaraan pendidikan tinggi yang profesional dan akuntabel, serta membentuk insan akademik yang menjunjung tinggi keluhuran budaya lokal dan nasional.
Rektor berharap agar para pengelola Unpad dapat terus bergerak untuk mewujudkan visi dan misi tersebut untuk mewujudkan Unpad yang lebih bermanfaat bagi kemaslahatan masyarakat luas hingga tahun 2029 mendatang.
“Inklusif di sini artinya Unpad ini harus menjadi milik semua orang. Orang kalau masuk Unpad itu tidak sulit, dalam artian mereka itu bisa untuk berkreasi, melakukan kontribusi bersama dengan Unpad, sehingga Unpad ini akan menjadi berkah untuk semuanya untuk mencari ilmu pengetahuan demi kemasalahan masyarakat,” jelas Rektor.
Turut hadir sebagai pembicara pada kegiatan ini adalah Rektor ke-10 Unpad Prof. Dr. Ir. Ganjar Kurnia, DEA., Rektor ke-11 Unpad Prof. Dr. med. Tri Hanggono Achmad, dr., serta Rektor ke-12 Unpad Prof. Rina Indiastuti, S.E., MSIE.




