
[unpad.ac.id] Seseorang terkadang lupa bahwa sehat merupakan sebuah kenikmatan yang harus disyukuri. Kesehatan baru terasa berharga dan penting untuk dijaga ketika sudah mengalami gangguan.
“Sehat itu merupakan sesuatu yang harus diikhtiarkan,” kata Dekan Fakultas Keperawatan Unpad Kusman Ibrahim, S.Kp., MNS., Ph.D, dalam Kajian Ramadan Masjid Al-Jihad Unpad yang diselenggarakan secara daring, Sabtu (17/4).
Dijelaskan Kusman, sehat meliputi dua aspek, yaitu mempertahankan kesehatan bagi yang sehat, dan memulihkan kesehatan bagi yang sakit. Kesehatan sendiri meliputi sehat secara fisik, psikologis, sosial, dan spiritual.
Upaya memelihara kesehatan di antaranya memiliki asupan nutrisi yang tepat, mencukupi hak tubuh eperti olahraga dan istirahat yang cukup, tidak melakukan hal yang merugikan tubuh dan lingkungan, serta berpartisipasi di masyarakat.
Sehat Saat Berpuasa
Lebih lanjut Kusman menjelaskan, puasa juga memiliki banyak manfaat untuk tubuh. Dalam beberapa penelitian, diketahui manfaat puasa antara lain membantu menurunkan berat badan, kadar gula darah, dan kolesterol. Puasa juga diyakini dapat meningkatkan perbaikan fungsi hati, pencernaan, dan metabolisme tubuh.
Menjaga kesehatan juga diperlukan ketika menjalankan puasa di bulan Ramadan. Kusman pun membagikan sejumlah tips agar tetap sehat di bulan Ramadan. Salah satunya, dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang.
Makanan yang dikonsumsi sebaiknya makanan yang banyak mengandung serat, serta menghindari makanan yang tinggi lemak dan terlalu banyak gula. Pola diet yang dijalankan pun sebaiknya tidak jauh berbeda dengan pola diet di luar Ramadan.
Kusman juga mengingatkan pentingnya cukup minum air, yaitu sekitar 1,5 hingga 2 liter. Hidrasi yang cukup diyakini akan menahan nafsu makan.
“Hidrasi yang cukup sangat berhubungan juga dengan pengeluaran zat-zat toksik, atau zat-zat yang tidak digunakan dalam tubuh. Karena transportasi untuk dikeluarkan itu membutuhkan air,” jelasnya.
Selain itu, diperlukan aktivitas rutin dan menjaga silaturahmi. Kusman menyebutkan bahwa orang yang tidak banyak beraktivitas saat berpuasa, manfaat puasa yang didapat tidak akan sebanyak mereka yang tetap beraktivitas rutin, terutama dari sisi perbaikan fungsi fisiologis tubuhnya.
“Aktivitas rutin yang ringan sampai sedang tetap kita lakukan,” katanya.(arm)*
